TAHUKAH ANTA?

?    SENANTIASA BERBAIK SANGKA KEPADA ALLAH
Kita sebagai orang mukmin hendaklah senantiasa berbaik sangka kepada Allah SWT, agar kita mendapat tempat yang baik di sisi-Nya. Rasulullah SAW telah mengingatkan umatnya sebelum baginda wafat melalui hadits yang diulanginya sebanyak tiga kali yang artinya: “Janganlah salah seorang di antara kalian meninggalkan dunia kecuali berada dalam keadaan berbaik sangka kepada Allah SWT.”

?    MATI DALAM MENGUCAP “LAA ILAAHA ILLALLAH”
AKAN MASUK SURGA
Mu’adz RA menceritakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang pada akhir hayatnya mengucapkan kalimat Laa Illaha Illallah maka dia akan masuk surga.”(HR. Abu Daud dan Al-Hakim)

?    MEMULAI PERBUATAN YANG BAIK DENGAN SEBELAH KANAN
Aisya RA menceritakan, “Rasulullah SAW suka memulai sesuatu dengan sebelah kanan, mengambil, memberi dengan tangan kanan, dan baginda dalam segala urusannya senang memulai dengan sebelah kanan.” (HR An-Nasa’i)

?    SUNNAH BERKAWAN DENGAN ORANG-ORANG SOLEH
Kita dianjurkan untuk berkawan dengan orang-orang soleh dan yang membuat amal kebajikan. Dari Abu Musa RA, Nabi SAW bersabda: “ Sesungguhnya perumpamaan teman yang soleh itu seperti pembwa minyak wangi. Kemungkinan engkau hanya dapat mencium aroma keharumannya. Sedangkan tukang bakar besi mungkin akan membakar bajumu atau engkau akan mencium darinya bau yag tidak sedap.” (Muttafaqun ‘Alaih)

?    SEJARAH SHALAT JUM’AT PERTAMA
Dari Abu Mas’ud Al-Anshari berkata: “Orang Muhajirin yang pertama kali dating ke Madinah ialah Mush’ab bin Umair. Dialah yang pertama kali mengumpulkan manusia di hari Jum’at. Dia mengumpulkan manusia sebelum Rasulullah datang, dan mengerjakan shalat Jum’at bersama mereka. Pada waktu itu jumlah mereka sebanyak 12 orang laki-laki.

?    TEMPAT SHALAT DI BUMI TURUT MENANGIS
Tahukah anta bahwa apabila orang-orang yang beriman dan beramal soleh meninggal dunia, ada mahluk Allah yang menangisinya tempat shalatnya di bumi dan tempat pendakian amalnya di langit.
Saidina Ali bin Abi Thalib RA berkata: “Apabila seorang hamba Allah meninggal dunia, dia akan ditangisi oleh temapt shalatnya di bumi, serta tempat pendakian amalnya di langit. Saidina Ali kemudian membaca firman Allah SWT yang artinya: “ Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan mereka pun tidak diberi tangguh.” (Ad-Dukhaan:29)

?    ORANG YANG DIPENJARA TIDAK WAJIB SHALAT JUM’AT
Ibnu Abidin di dalam kitab Al-Hasyiyah menyatakan, “Shalat Jum’at tidak wajib atas orang-orang yang dipenjarakan karena dizalimi, seperti orang yang dipenjarakan karena tidak mampu membayar disebabkan jatuh miskin. Namun, jika ia mampu membayar hutang, tetapi dia tidak mau membayar, sehingga dia dipenjarakan, maka dia wajib shalat Jum’at. Jika orang yang dipenjara mampu mengerjakan shalat Jum’at dan dia mengerjakan maka shalatnya sah dan terlaksana shalat fardu baginya.”

?    MENGERJAKAN SHALAT WITIR
Tahukah anta bagaimana mengerjakan shalat witir menurut Mazhab Syafi’i dan Mahzab Hanafi. Menurut Syafi’i shalat witir itu hanya satu rakaat saja sesudah dua rakaat. Sementara Mazhab Hanafi menetapkan shalat witir dilakukan tiga rakaat seperti melakukan shalat Maghrib.

?    ISTRI WAJIB TAAT DALAM HAL PAKAIAN
Istri wajib taat mengikuti perintah suaminya. Apabila keluar rumah hendaklah berpakaian menutupi aurat sesuai dengan syariat agama. Jika hal itu diabaikan, Anda melakukan dosa. Sebaliknya jika perintah suami bertentangan dengan ajaran agama, seperti menyuruh Anda berpakaian tidak menutup aurat dengan dandanan yang mencolok mata, maka perintahnya itu jangan dituruti dan Anda tidak berdosa karena tidak mematuhi kehendaknya.

?    40 HARI BERJAMA’AH BEBAS DARI API NERAKA
Alangkah beruntungnya orang yang dapat membebaskan diriya dari api neraka. Di dunia ini saja mengetahui keuntungan yang akan didapatnya dengan syarat dia benar-benar beriman.
Rasulullah SAW bersabda: “ Barang siapa mengerjakan shalat-shalatnya selama empat puluh hari berjama’ah, tidak ketinggalan sau takbiratul ihram sekali pun, maka Allah SWT, akan menulisnya bagi dua kebebasan, yaitu : kebebasan dari kemunafikan dan kebebasan dari api neraka.”

?    ORANG-ORANG KAFIR MERUGI TIDAK MELIHAT ALLAH
Orang-orang kafir akan merugi, karena tidak dapat melihat Allah SWT di akhirat disebabkan mereka telah masuk Neraka Jahim untuk menerima siksaan. Kata Imam Malik RA, musuh-musuh Allah SWT di akhirat tertutup, sehingga tidak dapat melihat Allah SWT, sedangkan Allah memperlihatkan kebesaran-Nya kepada kekasih-kekasih-Nya (para wali) sehingga mereka dapat melihatnya.

?    PENGERTIAN ZUHUD
Tahukah Anta, apa yang dimaksud dengan zuhud? Zuhud adalah menghapuskan rasa terikat dan kecenderungan mencintai dunia, karena tumpuan pikiran dan hidupnya hanya tertuju untuk mendapatkan ridha Allah SWT atau untuk memikirkan nasibnya di akhirat kelak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s