Manfaat Cabai

59Tahukah Anda bahwa cabai yang sering kita makan sebagai pembangkit selera berbagai masakan ternyata berkhasiat obat? Rasa pedas ketika makan cabai berpengaruh bagi kelancaran sirkulasi darah dalam jantung. Bahkan kejang otot, rematik, sakit tenggorokkan, dan alergi bisa sembuh dengan cabai.

58Seyawa kapsaikin (C18H27NO3) dalam sebuah cabai merah (Capsicum Annuum) maupun rawit (C. Frustescens) merupakan unsur aktif dan diketahui sebagai unsur pokok berkhasiat. Zat aktif ini terdiri dari 5 komponen kapsaikinoid, yaitu nordihidro kapsaikin, homo kapsaikin, dan homo dihidro kapsaikin. Ia dijadikan obat yang sangat berharga dalam pengobatan sirkulasi darah yang kurang lancar. Seperti aliran darah pada tangan, kaki, dan jantung. Saat kita mengkonsumsi buah cabai yang pedas, suhu tubuh akan meningkat sehingga merangsang metabolisme yang mengakibatkan lancarnya sirkulasi darah.

Analgesik, mukokinetik, dan antioksidan

Apabila digunakan pada bagian luar tubuh, cabai sedikit bersifat analgesik. Efeknya sama dengan mengkonsumsi, berupa peningkatan sirkulasi darah dengan ditandai warna merah pada kulit yang terasa panas bila diraba. Hal ini sebenarnya merupakan aksi zat-zat yang terkandung dalam buah cabai. Keadaan tersebut dapat meringankan rasa pegal dan dingin akibat rematik serta encok. Selain itu, kapsaikin mampu menjadikan saraf tepi tidak peka sehingga bisa dimanfaatkan untuk anti alergi akibat kedinginan yang ditandai dengan pembengkakan kulit dan gatal.
Selain kapsaikin, unsur aktif lainnya dalam cabai adalah kapsaikin yang terdapat dalam biji. Zat ini mampu memperlancar sekresi asam lambung dan mencegah infeksi sistem pencernaan. Semacam minyak asiri yang disebut capsicol juga dapat dimanfaatkan untuk menggantikan minyak kayu putih yang berfungsi mengurangi pegal-pegal, rematik, sakit gigi, sesak nafas, dan gatal-gatal. Kandungan kalsium dan fosfornya yang cukup tinggi dapat membantu pertumbuhan tulang dan sel-sel baru.
Selain zat tersebut di atas, Dr. Emma S.W M. Sc., dalam Buah dan Sayuran Untuk Terapi menyebutkan kapsaikin bersifat mukokinetik yang dapat mengurangi, mengatur, dan mengeluarkan lendir dari paru-paru. Dengan demikian, cabai efektif untuk membantu penyembuhan bronchitis, influesa, masuk angin, sinuitis, dan asma. Hasil penelitian Luke Howard, Ph. D dari Universitas Texas A&M yang ditulis dalam Organic Gardening edisi Februari 1997 menyebutkan, buah cabai mengandung flavonoid dan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kanker dan penyakit lain. “Rasa pedas yang ditimbulkan berasal dari senyawa kapsaikinoid itulah yang bersifat antioksidan,” paparnya.
Kandungan kapsaikin cabai merah yang sangat pedas dapat mencapai 0,8-1,1%. Namun, pada umumnya buah cabai merah mengandung 0,5% kapsaikin. Biasanya tingkat kepedasan dinyatakan dalam satuan unit scoville yang diperoleh dari pengukurna sensorik kepedasan pada berbagai konsentrasi kapsaikin dalam larutan glukosa. Menurut Heath, yang dikutip Ratih Dewanti dari Fakultas Teknologi Pertanian, IPB dalam skripsinya menyebutkan, tingkat kepedasan buah cabai merah berkisar 100-25.000,00 unit scoville. Cabai merah umumnya kurang pedas dibandingkan cabai rawit. Heath juga mengatakan, semakin besar ukuran cabai semakin nyata warnanya tetapi kepedasannya semakin berkurang.
61
Terapi
Apabila dikonsumsi secara teratur, cabai dapat membantu membersihkan bahan-bahan yang harus dibuang oleh tubuh seperti racun dan meningkatkan aliran nutrisi pada jaringan tubuh. Lebih jauh lagi, Howard yang menjadi asisten profesor pada jurusan ilmu dan teknologi pangan itu menganjurkan untuk mengkonsumsi sebuah cabai setiap hari (panjang buah lebih kurang 14 cm), untuk kesehatan tubuh.
Di negara empat musim, selain dikonsumsi dan dijadikan bumbu, cabai juga dibuat tablet. Namun menurut para ahli kesehatan, wanita dianjurkan tidak mengkonsumsi tablet selama hamil karena dapat menyebabkan keguguran.
Bentuk lain cabai yang dimanfaatkan untuk terapi adalah bubuknya. Cabai bubuk yang dikombinasikan dengan 25 ml jus lemon, madu, dan air panas, sangat baik untuk berkumur sewaktu sakit tenggorokan. Obat yang mengandung cabai di pasaran yang sering kita jumpai adalah koyo. Indikasi obat ini untuk meringankan pegal dan sakit gigi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s